sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Bursa Asia Anjlok, Perang Timur Tengah Picu Kekhawatiran Stagflasi

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
30/03/2026 09:49 WIB
Bursa saham Asia turun tajam pada perdagangan Senin (30/3/2026) seiring meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap meluasnya konflik Timur Tengah.
Bursa Asia Anjlok, Perang Timur Tengah Picu Kekhawatiran Stagflasi. (Foto: Reuters)
Bursa Asia Anjlok, Perang Timur Tengah Picu Kekhawatiran Stagflasi. (Foto: Reuters)

Tekanan juga terjadi di Korea Selatan, di mana indeks KOSPI turun lebih dari 4 persen mendekati level terendah dalam hampir empat pekan.

Kekhawatiran investor meningkat setelah serangan rudal kelompok Houthi Yaman ke Israel memperluas konflik kawasan dan memicu aksi risk-off global.

Lonjakan harga minyak turut menekan pasar karena meningkatkan risiko inflasi dan perlambatan ekonomi di negara-negara Asia yang bergantung pada energi impor. Won Korea Selatan tetap tertekan di sekitar level KRW1.500 per USD seiring arus keluar dana asing.

Bursa Asia lainnya juga bergerak negatif. Shanghai Composite turun 0,61 persen, Hang Seng Hong Kong melemah 2,07 persen, ASX Australia terkoreksi 1,32 persen, dan STI Singapura turun 0,29 persen.

Di pasar global, kontrak berjangka (futures) S&P 500 turun 0,7 persen dan Nasdaq futures melemah 0,9 persen, sementara futures saham Eropa juga tertekan.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement