Kekhawatiran terhadap lonjakan inflasi akibat kenaikan harga energi membuat pelaku pasar menghapus ekspektasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve (The Fed) tahun ini, yang turut menopang penguatan dolar.
Spekulasi kenaikan suku bunga AS sempat menguat, namun kini mulai mereda.
Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde pada Rabu juga membuka peluang kenaikan suku bunga di kawasan euro jika perang di Timur Tengah mendorong inflasi bertahan tinggi.
“Jika guncangan ini menyebabkan inflasi melampaui target dalam skala besar namun tidak terlalu lama, maka penyesuaian kebijakan secara terukur dapat dilakukan,” ujar Lagarde di Frankfurt.
Di pasar komoditas, emas naik 0,66 persen ke USD4.537 per troy ons, namun secara bulanan masih tertekan dan diperkirakan turun 14 persen sepanjang bulan ini, menjadi penurunan terdalam sejak Oktober 2008. (Aldo Fernando)