IDXChannel - Bursa saham Asia bergerak melemah pada Jumat (27/3/2026) seiring meningkatnya kekhawatiran investor terhadap eskalasi konflik di Timur Tengah dan lonjakan harga minyak yang memicu kekhawatiran inflasi global.
Di Jepang, Nikkei 225 turun 1,8 persen ke bawah level 52.700, sementara Topix melemah 0,9 persen ke 3.610, memperpanjang penurunan dari hari sebelumnya setelah aksi jual tajam di Wall Street.
Sentimen pasar tertekan oleh keraguan terhadap negosiasi perang Iran serta laporan bahwa Amerika Serikat (AS) mempertimbangkan pengiriman hingga 10.000 pasukan tambahan ke kawasan Timur Tengah.
Selain itu, mengutip Trading Economics, Presiden AS Donald Trump menunda tenggat kesepakatan dengan Iran selama 10 hari, meningkatkan ketidakpastian arah diplomasi.
Investor pun cenderung berhati-hati di tengah laporan yang saling bertentangan terkait konflik, sementara harga minyak yang tinggi memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga tahun ini.