Selain itu, pesanan ekspor Taiwan pada Juni juga melampaui ekspektasi pasar, memperkuat optimisme terhadap permintaan chip global.
Selanjutnya, perhatian investor akan tertuju pada musim laporan keuangan emiten teknologi raksasa Amerika Serikat (AS).
Alphabet menjadi sorotan karena menghadapi tekanan terkait tertundanya peluncuran model kecerdasan buatan (AI) andalannya. Sementara itu, Tesla diperkirakan membukukan arus kas negatif kuartalan pertama dalam lebih dari dua tahun akibat lonjakan belanja untuk pengembangan AI dan robotika.
Di sisi lain, sektor farmasi juga diperkirakan bergerak aktif setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa obat generik yang diimpor ke AS akan dikenakan tarif nol persen selama dua tahun mulai 1 Agustus.
Setelah periode tersebut berakhir, tarif akan naik menjadi 100 persen selama satu tahun dan kemudian meningkat lagi menjadi 200 persen. (Aldo Fernando)