sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Bursa Asia Tertekan Pekan Ini, Imbal Hasil Obligasi dan Harga Minyak Tetap Tinggi

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
21/08/2026 09:21 WIB
Sebagian besar indeks saham Asia menguat pada Jumat (21/8/2026), tetapi berpotensi membukukan penurunan kinerja mingguan.
Bursa Asia Tertekan Pekan Ini, Imbal Hasil Obligasi dan Harga Minyak Tetap Tinggi. (Foto: Reuters)
Bursa Asia Tertekan Pekan Ini, Imbal Hasil Obligasi dan Harga Minyak Tetap Tinggi. (Foto: Reuters)

Defisit AS saat ini mencapai lebih dari 6 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), sementara beban bunga saja diperkirakan mencapai USD1,2 triliun tahun ini.

"Secara historis, pasar akan melawan ketika melihat fundamental seperti tingkat utang yang mencapai rekor dan defisit yang sangat besar berpihak pada mereka. Intervensi lebih lanjut juga berpotensi menjadi terlalu mahal untuk ditanggung," ujar strategist Deutsche Bank, Steven Zeng, dikutip Reuters.

Menurut dia, pendekatan pemerintah yang semakin aktif juga berpotensi menggerus kredibilitas institusional Departemen Keuangan AS serta mengurangi kepercayaan dan manfaat yang selama ini dibangun melalui kerangka kebijakan yang teratur dan dapat diprediksi.

Investor menunjukkan keraguan tersebut dengan mendorong imbal hasil obligasi Treasury tenor 30 tahun kembali ke 5,25 persen, sementara tenor 10 tahun mencapai 4,71 persen.

Pasar kini memperkirakan level 5,30 persen menjadi ambang batas yang sensitif bagi Departemen Keuangan AS, seperti level 160 yen per USD yang menjadi batas sensitif bagi pembuat kebijakan Jepang.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement