"Kami di Bursa Efek Indonesia berkomitmen untuk lebih mengutamakan kualitas ketimbang kuantitas. Oleh karena itu, guna memberikan pilihan investasi yang baik kepada investor, kami akan melakukan seleksi yang lebih ketat terhadap calon perusahaan tercatat," tuturnya.
Melalui pengetatan proses penyaringan tersebut, BEI berharap perusahaan yang melantai di Bursa ke depan memiliki rekam jejak keuangan yang sehat, model bisnis yang berdaya tahan, serta komitmen terhadap keterbukaan informasi yang kuat guna melindungi kepentingan investor ritel maupun institusi.
Sebagai informasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat penghimpunan dana di pasar modal hingga 5 Mei 2026 telah mencapai Rp59,35 triliun. Besarnya dana yang dihimpun emiten tersebut menunjukkan aktivitas penghimpunan dana melalui pasar modal domestik masih relatif kuat.
Dari sisi investor, jumlah investor pasar modal pada kuartal I-2026 tercatat mencapai 24,7 juta single investor identification (SID). Jumlah tersebut terus bertambah dan berdasarkan data terbaru telah menembus 26 juta SID.
(Rahmat Fiansyah)