AALI
9725
ABBA
394
ABDA
0
ABMM
1420
ACES
1220
ACST
232
ACST-R
0
ADES
3000
ADHI
1025
ADMF
7725
ADMG
198
ADRO
1815
AGAR
330
AGII
1505
AGRO
1925
AGRO-R
0
AGRS
176
AHAP
81
AIMS
456
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
920
AKRA
4190
AKSI
424
ALDO
1035
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
272
Market Watch
Last updated : 2021/12/03 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
501.87
-1.3%
-6.63
IHSG
6538.51
-0.69%
-45.31
LQ45
938.93
-1.11%
-10.56
HSI
23766.69
-0.09%
-22.24
N225
28029.57
1%
+276.20
NYSE
0.00
-100%
-16133.89
Kurs
HKD/IDR 1,845
USD/IDR 14,395
Emas
819,409 / gram

Cara Kerja Pasar Saham Perlu Dipahami Investor, Simak Penjelasannya

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza
Jum'at, 22 Oktober 2021 15:07 WIB
Cara kerja pasar saham tentunya memberikan rasa aman dan minim risiko bagi seorang investor.
Cara Kerja Pasar Saham Perlu Dipahami Investor, Simak Penjelasannya. (Foto: Cara Kerja Pasar Saham)
Cara Kerja Pasar Saham Perlu Dipahami Investor, Simak Penjelasannya. (Foto: Cara Kerja Pasar Saham)

IDXChannel - Cara kerja pasar saham tentunya memberikan rasa aman dan minim risiko bagi seorang investor. Pasar saham ini tentunya juga memberikan fasilitas yang aman dan memiliki regulasi terpercaya bagi investor yang ingin bertransaksi.

Pasar saham menjadi salah satu komponen paling penting dari ekonomi free-market yang bergantung pada penawaran dan permintaan. Perusahaan atau yang disebut dengan emitan, bisa mencari dana segar dari pasar saham. Investor atau orang yang ingen menginvestasikan uangnya juga dapat berpartisipasi dan diuntungkan dari keberhasilan dan pertumbuhan perusahaan melalui capital gain dan dividen.

Sekadar diketahui, pasar saham sejatinya dibagi menjadi dua yakni pasar perdana dan juga pasar sekunder. Pasar perdana merupakan pasar di mana sebuah perusahaan menerbitkan dan menjual saham mereka kepada publik atau investor untuk pertama kalinya yang dikenal dengan proses Initial Public Offering (IPO). 

Nantinya bagi perusahaan yang sudah terdaftar juga dapat menawarkan saham tambahan mereka dalam jangka waktu ke depannya. Selain itu, perusahaan tersebut juga dapat buyback saham atau membeli kembali saham tersebut dan delist atau dihapus dari bursa dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu, dalam berinvestasi di pasar saham juga terdapat istilah return saham yang merupakan selisih harga jual saham dengan harga beli saham yang ditambahkan dengan hasil dividen. 

Namun perusahaan yang sudah listing atau terdaftar di pasar saham BEI tidak membeli dan menjual saham mereka secara teratur. 

Sementara itu, untuk pasar sekunder sejatinya menyiapkan fasilitas perdagangan saham untuk saham sebuah emiten yang sudah terdaftar. Hal ini merupakan sebuah hal yang positif bagi pihak Bursa karen mendapatkan keuntungan dari biaya yang dikenakan dalam aktivitas perdagangan di pasar sekunder tersebut.

Terdapat tiga tahapan cara kerja pasar saham di BEI, yakni:

1. Pra-pembukaan Perdagangan:
Dalam pelaksanaan perdagangan di Pasar Reguler dimulai dengan Pra-pembukaan. Dimana anggota Bursa dapat memasukkan penawaran jual dan atau permintaan beli sesuai dengan ketentuan satuan perdagangan, satuan perubahan harga (fraksi) dan ketentuan auto rejection.

Harga Pembukaan ini tentunya terbentuk berdasarkan akumulasi jumlah penawaran jual dan permintaan beli terbanyak yang dapat dialokasikan oleh JATS NEXT-G pada harga tertentu pada periode Pra-pembukaan.

Kemudian, seluruh penawaran jual dan atau permintaan beli yang tidak teralokasi di Pra-pembukaan, akan diproses secara langsung tanpa memasukkan kembali penawaran jual dan atau permintaan beli pada sesi I perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), kecuali Harga penawaran jual dan atau permintaan beli tersebut melampaui batasan auto rejection.

2. Pra-penutupan dan Pasca Penutupan Perdagangan:
Pada proses Pra-Penutupan, Anggota Bursa dapat memasukkan penawaran jual dan atau permintaan beli sesuai dengan ketentuan satuan perdagangan, satuan perubahan harga (fraksi) dan ketentuan auto rejection. JATS melakukan proses pembentukan Harga Penutupan dan memperjumpakan penawaran jual dengan permintaan beli pada Harga Penutupan berdasarkan price dan time priority.

Dalam Pelaksanaan Pasca Penutupan, Anggota Bursa Efek memasukkan penawaran jual dan atau permintaan beli pada Harga Penutupan, dan JATS memperjumpakan secara berkelanjutan (continuous auction) atas penawaran jual dengan permintaan beli untuk Efek yang sama secara keseluruhan maupun sebagian pada Harga Penutupan berdasarkan time priority. (SNP)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD