Pada saat keterbukaan informasi ini disampaikan, pergerakan harga saham CBDK dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara year to date (ytd) mencerminkan rentang penurunan. Terhitung sejak awal tahun berjalan hingga 18 Mei 2026, harga saham CBDK tercatat mengalami penurunan dalam kisaran hingga 50 persen, sementara pada periode yang sama IHSG mencatatkan penurunan dalam kisaran hingga 25 persen.
Sehubungan dengan kondisi tersebut, kata manajemen CBDK, buyback saham dimaksudkan untuk membantu mengurangi tekanan jual di pasar pada saat indeks harga saham sedang berfluktuasi, sekaligus memberikan indikasi kepada investor bahwa perseroan memandang harga saham saat ini belum sepenuhnya mencerminkan fundamental dan nilai intrinsik perseroan.
"Buyback saham merupakan langkah perseroan dalam merespons kondisi pasar modal yang berfluktuasi, khususnya pergerakan IHSG yang dipengaruhi oleh faktor eksternal dan sentimen pasar," ujarnya.
Melalui pelaksanaan buyback saham, perseroan bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara fundamental perseroan dan kondisi pasar, mengoptimalkan struktur permodalan, serta mempertahankan tingkat kepercayaan pemegang saham dan pemangku kepentingan terhadap perseroan.