AALI
10025
ABBA
406
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1415
ACST
272
ACST-R
0
ADES
2570
ADHI
1155
ADMF
7950
ADMG
234
ADRO
1735
AGAR
350
AGII
1470
AGRO
2020
AGRO-R
0
AGRS
210
AHAP
65
AIMS
500
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
795
AKRA
4660
AKSI
458
ALDO
720
ALKA
250
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
516.22
0.19%
+0.98
IHSG
6643.74
0.16%
+10.77
LQ45
970.79
0.27%
+2.64
HSI
26126.93
0.42%
+109.40
N225
28804.85
0.34%
+96.27
NYSE
17132.22
0.29%
+49.07
Kurs
HKD/IDR 1,814
USD/IDR 14,120
Emas
813,779 / gram

China Genjot Produksi, Harga Tembaga Diprediksi Melemah di Semester II-2021

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Jum'at, 03 September 2021 12:01 WIB
Harga tembaga dunia diperkirakan melemah pada semester II-2021 akibat peningkatan produksi proyek baru dengan banyak kapasitas peleburan di China.
China Genjot Produksi, Harga Tembaga Diprediksi Melemah di Semester II-2021 (FOTO: MNC Media)
China Genjot Produksi, Harga Tembaga Diprediksi Melemah di Semester II-2021 (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Harga tembaga dunia diperkirakan melemah pada semester II-2021 akibat peningkatan produksi proyek baru dengan banyak kapasitas peleburan di China.

Ini ditengarai akan memperlambat spekulasi investasi mengingat tingkat bunga yang lebih tinggi.

"Kami memperkirakan harga tembaga akan melemah di semester kedua tahun ini akibat peningkatan produksi untuk proyek-proyek baru dengan banyak kapasitas peleburan di China dan memperlambat spekulasi investasi karena tingkat bunga yang lebih tinggi," kata analis DBS Group Research Lee Eun Young melalui laporan Regional Industry Focus bertajuk Commodity Inflation Analysis dihubungi, Jumat (3/9/2021).

Pasar tembaga diproyeksikan masih akan defisit sebesar 248 ribu ton untuk 2021 dan 206 ribu ton pada 2022. Angka ini masih lebih baik dari defisit tahun 2020 sebesar 420 ribu ton.

Seperti diketahui, harga tembaga di London Metal Exchange (LME) sempat melesat 28 persen menjadi USD10.115/ton per 19 Mei 2021 menyusul pemulihan ekonomi.

Angka tersebut meningkat dua kali lipat dari titik terendahnya pada 23 Maret 2020 yaitu USD4.618.

Masa depan komoditas tembaga masih cemerlang dengan proyeksi kenaikan sebesar 26,2 persen secara tahunan (year on year) di level USD7.800/ton pada 2021 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD