AALI
9800
ABBA
284
ABDA
6250
ABMM
1365
ACES
1200
ACST
185
ACST-R
0
ADES
3310
ADHI
810
ADMF
7600
ADMG
177
ADRO
2210
AGAR
362
AGII
1430
AGRO
1260
AGRO-R
0
AGRS
151
AHAP
67
AIMS
358
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1090
AKRA
730
AKSI
685
ALDO
1355
ALKA
300
ALMI
282
ALTO
268
Market Watch
Last updated : 2022/01/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.28
0.93%
+4.69
IHSG
6600.82
0.5%
+32.65
LQ45
946.86
0.8%
+7.52
HSI
24289.90
0.19%
+46.29
N225
27011.33
-0.44%
-120.01
NYSE
0.00
-100%
-16413.97
Kurs
HKD/IDR 1,838
USD/IDR 14,325
Emas
849,695 / gram

Cuan Masih Banyak! Bos Batu Bara Dato Low Tuck Kwong Lagi-lagi Borong Saham BYAN Rp8,75 Miliar

MARKET NEWS
Anggie Ariesta
Senin, 10 Januari 2022 16:48 WIB
Dato Low Tuck Kwong membeli saham senilai Rp8.751.280.904 di BYAN.
Cuan Masih Banyak! Bos Batu Bara Dato Low Tuck Kwong Lagi-lagi Borong Saham BYAN Rp8,75 Miliar (FOTO:MNC Media)
Cuan Masih Banyak! Bos Batu Bara Dato Low Tuck Kwong Lagi-lagi Borong Saham BYAN Rp8,75 Miliar (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Konglomerat Dato Low Tuck Kwong sepertinya tak pernah kehabisam cuan. Dirinya lagi-lagi menambah kepemilikan saham atas PT Bayan Resources Tbk (BYAN). 

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (10/1/2022), pria yang dijuluki Raja Batu Bara ini tercatat kembali membeli saham emiten berkode BYAN sebanyak 331.700 saham dengan harga saham rata-rata Rp26.383,12. 

Dengan demikian, Dato Low Tuck Kwong membeli saham senilai Rp8.751.280.904 di BYAN. 

"Transaksi dilakukan pada 3 - 7 Januari 2022 dengan tujuan untuk investasi dan dengan status kepemilikan langsung," tulis Dato Low Tuck Kwong. 

Dengan tambahan tersebut, saham yang dimiliki Dato Low Tuck Kwong memiliki saham Bayan Resources menjadi 1,83 miliar lembar atau 55,21 persen. Melesat dari sebelumnya hanya sekitar 1,83 miliar saham atau 55,20 persen. 

Hingga akhir September 2021, BYAN membukukan pendapatan USD 1,74 miliar atau setara Rp 25,07 triliun (asumsi kurs Rp 14.337 per dolar AS) hingga kuartal III 2021. Pendapatan Bayan Resources tumbuh 74,34 persen dari periode sama tahun sebelumnya USD 1 miliar atau setara Rp 14,38 triliun. 

Sementara itu, manajemen BYAN menargetkan produksi batu bara hingga 50 juta ton per tahun mulai 2022 seiring dengan selesainya proyek jalan angkutan (haul road) dan fasilitas pemuatan tongkang (barge loading) pada 2022. 

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD