sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Danantara-INA Kucurkan USD200 Juta ke Pabrik CA-EDC TPIA

Market news editor Desi Angriani
03/03/2026 10:09 WIB
Pabrik Chlor Alkali-Ethylene Dichloride (CA-EDC) ini dikeloka oleh anak usaha Chandra Asri.
Danantara-INA Kucurkan USD200 Juta ke Pabrik CA-EDC TPIA (Foto: dok TPIA)
Danantara-INA Kucurkan USD200 Juta ke Pabrik CA-EDC TPIA (Foto: dok TPIA)

IDXChannel - Danantara Indonesia bersama Indonesia Investment Authority (INA) akan menginvestasikan dana sebesar USD200 juta untuk pembangunan pabrik Chlor Alkali-Ethylene Dichloride (CA-EDC) milik PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA).

Pendanaan tersebut dialokasikan untuk pembangunan fasilitas industri strategis CA-EDC di Cilegon, Banten yang dikelola oleh PT Chandra Asri Alkali (CAA), anak usaha TPIA.

Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir mengatakan, investasi tersebut bertujuan untuk mengurangi ketergantungan impor bahan baku industri sekaligus mempercepat program hilirisasi nasional.

“Kolaborasi ini tidak hanya sebagai respons terhadap tantangan ketergantungan impor, tetapi juga sebagai langkah nyata untuk mempercepat hilirisasi yang menjadi kunci penggerak ekonomi Indonesia,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (3/3/2026).

Pengganti Sementara Ketua Dewan Direktur INA, Eddy Porwanto menambahkan, tambahan kapasitas produksi Caustic Soda di dalam negeri akan memperkuat substitusi impor dan menjaga ketahanan pasokan domestik.

“Upaya ini diharapkan dapat mendorong hilirisasi, meningkatkan nilai tambah di dalam negeri, serta memperkuat daya saing dan ketahanan industri nasional,” katanya.

Presiden Direktur dan CEO Chandra Asri Group, Erwin Ciputra menjelaskan, pada fase pertama pabrik CA-EDC akan memiliki kapasitas produksi tahunan sebesar 400.000 ton Caustic Soda kering dan 500.000 ton Ethylene Dichloride (EDC).

Produksi EDC tersebut tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan industri domestik, tetapi juga memiliki potensi ekspor sehingga dapat berkontribusi terhadap perolehan devisa negara seiring meningkatnya daya saing industri kimia nasional.

Adapun pembangunan fasilitas ini diperkirakan menyerap sekitar 3.000 tenaga kerja selama masa konstruksi dan 250 tenaga kerja saat memasuki tahap operasional pada 2027.

"Proyek ini diharapkan memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat dan kawasan industri Cilegon dan sekitarnya," tutur Erwin.

Secara keseluruhan, proyek pembangunan pabrik CA-EDC memiliki nilai investasi sekitar USD800 juta dan termasuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) yang berfokus pada produksi bahan baku esensial bagi industri hulu maupun hilir.

Sebagai informasi, Caustic Soda merupakan bahan baku penting dalam produksi sabun dan deterjen, pemurnian alumina, hingga pembuatan kertas. Sementara itu, EDC menjadi bahan baku utama dalam industri konstruksi dan pengemasan.

(DESI ANGRIANI)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement