Pertumbuhan tersebut turut ditopang ekspansi bisnis kendaraan listrik. Kontribusi pendapatan EV mencapai 32 persen pada kuartal I 2026, meningkat signifikan dibandingkan 14 persen pada 2024.
VKTR juga telah memasok 152 bus listrik TransJakarta dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) di atas 40 persen. Selain itu, pabrik VKTR di Magelang dengan kapasitas produksi 3.000 unit per tahun telah beroperasi sejak April 2026.
MNC Sekuritas menilai pengembangan model MaaS dan rencana akselerasi kendaraan listrik melalui rights issue pada Agustus-September 2026 dapat membuka peluang pertumbuhan pendapatan berulang, terutama dari bisnis penyewaan kendaraan listrik untuk segmen B2B.
Meski demikian, investor tetap perlu mencermati, pendanaan Danantara saat ini masih berupa penjajakan awal dan belum menjadi transaksi yang mengikat. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.