Laporan Producer Price Index (PPI) akan dirilis pada Kamis, sehari sebelum data CPI. Ekonom yang disurvei Reuters memperkirakan CPI Agustus meningkat 0,4 persen secara bulanan, sementara inflasi inti diperkirakan naik 0,2 persen. Inflasi inti tidak memasukkan komponen makanan dan energi yang volatil.
Selama beberapa tahun terakhir, inflasi secara konsisten berada di atas target tahunan The Fed sebesar 2 persen. Namun, data CPI pada bulan sebelumnya menunjukkan bahwa kenaikan harga hanya berlangsung tipis.
Peluang kenaikan suku bunga memang sempat turun pada Kamis setelah Gubernur The Fed Christopher Waller mengatakan bahwa dia cenderung mendukung keputusan untuk mempertahankan suku bunga tetap jika data mendatang mengonfirmasi bahwa tekanan inflasi sedang mereda.
Namun, ekspektasi tersebut kembali meningkat pada Jumat setelah data menunjukkan lapangan kerja bertambah 162.000 posisi pada Agustus, hampir tiga kali lipat dari perkiraan sebelumnya.
Pada akhir perdagangan Jumat, kontrak futures fed funds menunjukkan peluang sekitar 57 persen bahwa bank sentral akan menaikkan suku bunga pada pertemuan berikutnya.
(NIA DEVIYANA)