Sejalan dengan peningkatan pendapatan, laba kotor Perseroan melonjak 197,2 persen menjadi Rp1,28 triliun dari Rp429,65 miliar pada semester I-2025. Margin laba kotor tercatat sebesar 70,81 persen. Sementara itu, margin laba bersih mencapai 66,11 persen, meningkat signifikan seiring pertumbuhan laba bersih menjadi Rp1,19 triliun pada semester I-2026.
Dari sisi neraca, total aset perseroanper 30 Juni 2026 mencapai Rp8,79 triliun, naik 23,43 persen dibandingkan posisi akhir 2025 sebesar Rp7,12 triliun. Kenaikan aset terutama ditopang peningkatan kas dan setara kas. Posisi kas dan setara kas melonjak 453,06 persen menjadi Rp2,09 triliun per 30 Juni 2026, dibandingkan Rp377 miliar pada 31 Desember 2025.
Sementara itu, total liabilitas tercatat sebesar Rp1,78 triliun, sedangkan total ekuitas meningkat 6,02 persen menjadi Rp7,01 triliun dari Rp6,61 triliun pada akhir 2025.
Perseroan tetap mempertahankan posisi neraca tanpa utang. Dengan posisi kas yang kuat, DMAS akan melanjutkan pengembangan Kota Deltamas sebagai kawasan terpadu modern di timur Jakarta yang mengintegrasikan kawasan industri, komersial, dan hunian.
(Rahmat Fiansyah)