IDXChannel – Demam kecerdasan buatan (AI) dan pembangunan data center mulai mengerek sejumlah saham di bursa domestik yang dianggap sebagai penerima manfaat langsung (beneficiary).
Namun, analis Mandiri Sekuritas menilai peluang investasi justru tidak hanya berada pada perusahaan data center dan kawasan industri.
Analis Mandiri Sekuritas Robin Sutanto dan Danif Nouval Esfandiari melihat pembangunan infrastruktur AI berpotensi menciptakan efek rambatan (spillover) ke sektor yang selama ini kurang diperhatikan, terutama material dan pipa.
Dalam riset yang terbit pada 31 Agustus 2026 bertajuk “AI Picks & Shovels: Mapping Out the Spillovers”, keduanya menilai sebagian reli saham yang berkaitan dengan data center sudah terlalu tinggi jika dibandingkan dengan dampak riil yang berpotensi diterima perusahaan.
Sebaliknya, sejumlah emiten material dinilai memiliki ruang kenaikan yang belum sepenuhnya tercermin dalam harga saham.