Kebutuhan AI Dorong Konsumsi Listrik dan Pendinginan
Menurut Mandiri Sekuritas, pembangunan data center berbasis AI memiliki kebutuhan infrastruktur yang jauh berbeda dibandingkan data center konvensional.
Server AI menggunakan banyak GPU secara bersamaan sehingga membutuhkan konsumsi listrik jauh lebih besar. Konsumsi sebuah rak server AI dapat mencapai 200 kilowatt (kW), atau sekitar 20 kali lipat dibandingkan rak server konvensional yang berada di kisaran 10 kW.
Sebagai gambaran, sistem Nvidia Blackwell GB200 NVL72 membutuhkan daya sekitar 120 kW.
Besarnya konsumsi energi tersebut juga menghasilkan panas yang jauh lebih tinggi. Setiap megawatt listrik yang masuk ke rak pada dasarnya harus dilepaskan kembali dalam bentuk panas.
Kondisi tersebut membuat teknologi pendinginan konvensional berbasis udara semakin tidak memadai untuk rak server AI berkapasitas tinggi. Karena itu, penyedia infrastruktur AI mulai mengadopsi liquid cooling atau sistem pendinginan berbasis cairan.