“Tapi, perlu waspada juga dengan agenda-agenda penting seperti tanggal 7 April, kalau IHSG jatuh jadi frontier market maka 6.500 itu bisa dengan mudah ditembus, jadi sarannya wait and see sampai kejelasan tanggal 7 April,” tutur William.
Dalam kondisi pasar yang masih berisiko tinggi, dia menyarankan investor tetap melakukan pembelian saham secara bertahap.
Jika ketidakpastian mereda dan IHSG mampu rebound, William melihat peluang penguatan kembali ke area atas.
“Kalau nanti semuanya aman dan IHSG berhasil rebound, target-target di atas seperti 7.400 dan semua gap yang terbentuk dari Januari itu bisa jadi target penguatan berikutnya,” katanya.
Dia juga menilai sentimen geopolitik, termasuk konflik Amerika Serikat (AS) dan Iran, belum memberikan dampak signifikan terhadap IHSG.