“Dari kami seperti itu, karena tidak terlihat efek signifikan dari perang AS-Iran, sentimen perang sendiri efeknya tidak besar,” ujar dia.
Sebagai perbandingan, William mencontohkan konflik Rusia-Ukraina yang berlangsung sejak 2022 tidak menghalangi IHSG mencetak rekor tertinggi.
“Ini cuma respons panik pelaku pasar yang bisa dikatakan sementara saja,” kata William. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.