Sebagai informasi, saham UNTR pagi hari ini dibuka naik ke Rp27.750. Namun, hingga penutupan pukul 16.00 WIB, saham tercatat turun 0,64 persen atau 175 poin ke Rp27.275.
Saham UNTR tercatat terus tertekan imbas sentimen pencabutan izin anak perusahaan yang mengelola tambang emas Martabe, yakni PT Agincourt Resources imbas bencana di Sumatera.
Alhasil, perseroan mengumumkan rencana pembelian kembali saham (share buyback) dengan dana yang disiapkan mencapai Rp2 triliun.
Manajemen UNTR mengatakan, rencana buyback saham untuk mendukung upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas dan keyakinan terhadap pasar modal Indonesia. Buyback saham tanpa skema RUPS dipilih perseroan berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) 13/2023.
"Jumlah nilai pembelian kembali saham adalah sebanyak-banyaknya Rp2 triliun," kata manajemen dalam keterbukaan informasi, Kamis (22/1/2026).
(Dhera Arizona)