Untuk melayani kebutuhan pengguna yang terus berkembang, Electrum juga telah memperkuat infrastruktur pendukung dengan menyediakan 426 unit stasiun pertukaran baterai (Battery Swapping Stations) dan mengalami peningkatan 37 persen dibandingkan dengan 310 unit pada tahun lalu. Di segmen batu bara, TOBA memprioritaskan efisiensi dengan menekan biaya operasional tunai sebesar 5,8 persen menjadi USD42,5 per ton.
Langkah optimasi ini terbukti efektif menjaga resiliensi bisnis di tengah fluktuasi harga pasar, sehingga margin laba kotor pertambangan tetap terjaga secara stabil di angka 15,8% pada kuartal pertama ini.
"Capaian pada Q1-2026 ini merupakan bagian dari peta jalan kami untuk menjadi Perseroan yang lebih berkelanjutan. Dengan posisi kas sebesar USD103,3 juta dan manajemen modal kerja yang disiplin, kami memiliki kapasitas likuiditas yang cukup untuk mendukung rencana pertumbuhan dan target netralitas karbon pada 2030," ujar Juli.
(taufan sukma)