Kontrak minyak mentah Brent naik 1,1 persen menjadi USD78,88, setelah ditutup naik lebih dari 5 persen pada Rabu di level tertinggi dalam lebih dari dua minggu.
Pelemahan Yen Berlanjut
Kenaikan harga minyak, yang dipicu oleh serangan baru AS dan Iran, mendorong yen kembali ke level yang berisiko mengikis kepercayaan terhadap mata uang tersebut.
Yen Jepang berjuang untuk mendapatkan kembali posisinya setelah mencapai 162,71 semalam, mendekati titik terendah 40 tahunnya, menghapus sebagian besar lonjakan mendadak yang tidak dapat dijelaskan terhadap dolar minggu lalu.
Analis di IG, Tony Sycamore, mengatakan rebound tersebut secara luas diduga sebagai hasil intervensi terselubung Jepang, tetapi kemungkinan tidak akan dikonfirmasi secara resmi hingga akhir bulan ketika Kementerian Keuangan AS merilis data intervensinya
"Apakah hal itu akan menjadi titik tertinggi jangka menengah yang lebih bermakna pada akhirnya akan bergantung pada data AS yang akan datang dan, sampai batas tertentu, perkembangan di pasar obligasi pemerintah Jepang,” ujar Sycamore.
(Febrina Ratna Iskana)