sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Dolar AS Melemah Usai Meredanya Serangan ke Iran, Investor Nantikan Rapat The Fed

Market news editor Nia Deviyana
27/07/2026 09:47 WIB
Sentimen pasar didukung laporan bahwa Pakistan dan Iran tengah menjajaki pembicaraan damai baru dengan AS serta ekspor minyak dari Timur Tengah tetap mengalir.
Dolar AS Melemah Usai Meredanya Serangan ke Iran, Investor Nantikan Rapat The Fed. Foto: Freepik.
Dolar AS Melemah Usai Meredanya Serangan ke Iran, Investor Nantikan Rapat The Fed. Foto: Freepik.

“Mereka juga mencatat bahwa AS menghentikan sementara serangan terhadap Iran selama akhir pekan meski ketegangan di kawasan masih terus meningkat.”

Di pasar mata uang lainnya, dolar Selandia Baru menguat 0,3 persen menjadi USD0,5802, sedangkan dolar Australia naik 0,2 persen menjadi USD0,6997.

Indeks dolar AS (DXY), yang mengukur pergerakan dolar terhadap sekeranjang enam mata uang utama, turun 0,25 persen menjadi 101,23. Pelemahan ini terjadi pada pekan yang juga akan dipenuhi agenda rapat bank sentral, termasuk pertemuan Federal Reserve (The Fed).

Pelaku pasar meningkatkan ekspektasi bahwa The Fed berpotensi menaikkan suku bunga pada pertemuan kebijakan moneternya pekan ini, meskipun secara keseluruhan peluangnya tidak banyak berubah dibandingkan Jumat lalu.

Kontrak berjangka Fed Funds menunjukkan probabilitas tersirat sebesar 36,3 persen, bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan dua hari yang berakhir Rabu, berdasarkan data alat FedWatch CME Group.

(NIA DEVIYANA)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement