Beberapa di antaranya adalah PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY), PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS).
CMRY diuntungkan oleh permintaan produk susu yang terdorong program Makan Bergizi Gratis (MBG) tanpa terpengaruh indeks, PGEO menangkap momentum kenaikan energi panas bumi seiring dorongan transisi energi.
Sementara BRIS menawarkan pertumbuhan mandiri yang tidak bergantung pada hasil MSCI.
Kedua, investor juga dapat memanfaatkan valuasi menarik pada saham-saham berkapitalisasi besar yang saat ini terdiskon akibat pembekuan indeks.
Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), misalnya, dinilai diperdagangkan pada valuasi terendah dalam beberapa tahun terakhir, meski fundamental bisnisnya tetap solid.