IDXChannel—Apa perbedaan emerging market dan frontier market dalam klasifikasi pasar di MSCI? Lembaga pengelola indeks global itu membagi kelas pasar di negara-negara dunia dalam tiga kelompok utama.
Yakni developed market, emerging market, dan frontier market. Frontier market memiliki kategori lain bernama advanced frontier market. Selain itu MSCI memiliki satu kategori lain, yakni standalone market.
Developed market adalah kelompok untuk bursa saham yang sudah maju, sedangkan emerging market adalah kelompok bursa saham yang masih berkembang, dan frontier market adalah kelompok bursa saham pra-berkembang.
Emerging Market vs Frontier Market MSCI, Perbedaan Kriterianya
Melansir laman resmi MSCI (29/1/2026), lembaga ini mengelompokkan pasar dengan tiga kriteria utama. Yakni perkembangan ekonomi negaranya, ukuran dan likuiditasnya, dan aksesibilitas pasarnya.
Kriteria perkembangan ekonomi hanya diperuntukkan bagi kelompok developed market. Sehingga kelompok emerging market dan frontier market dibebaskan dari kriteria ini. Namun ketiga kelompok pasar ini masih terikat dengan dua kriteria terakhir.
Yakni ukuran dan likuiditas bursa atau pasar, dan aksesibilitas pasarnya. Kriteria ukuran dan likuiditas ini digunakan untuk memilih aset yang memenuhi syarat dan standar minimum investabilitas dari MSCI Global Standard Indexes.
Sedangkan aksesibilitas pasar mengukur keterbukaan pasar di suatu negara terhadap kepemilikan oleh investor asing. Pada kriteria ini, MSCI menentukan syarat-syarat berikut ini untuk kelompok emerging market dan frontier market:
Emerging Market
- Keterbukaan atas kepemilikan asing: signifikan
- Kemudahan modal keluar/masuk: signifikan
- Framework operasional yang efisien: good and tested (bagus dan teruji)
- Ketersediaan instrumen investasi: tinggi
- Stabilitas framework institusi: sedang