Meski prospeknya dinilai menarik, ada sejumlah risiko yang perlu dicermati investor, antara lain pelemahan daya beli yang dapat menekan pertumbuhan penjualan toko sejenis (SSSG), depresiasi nilai tukar rupiah, serta risiko geopolitik yang berpotensi mengganggu impor produk perseroan.
(DESI ANGRIANI)