"Ini peluang besar yang ingin kami tangkap bersama Hengsheng,” ujar Hu Bo.
Dalam kemitraan ini, SMGA akan berperan aktif dalam penyediaan bahan baku strategis seperti batubara, nikel ore, dan black mass hasil daur ulang baterai.
SMGA juga akan memastikan kelancaran pengadaan converter smelter agar Hengsheng dapat beroperasi dengan kapasitas maksimal.
Teknologi OESBF yang digunakan Hengsheng menjadi salah satu faktor utama kerja sama ini. Teknologi tersebut tidak hanya meningkatkan efisiensi proses pemurnian, tetapi juga menekan emisi dan polusi secara signifikan, sejalan dengan agenda dekarbonisasi industri nasional.
"Teknologi OESBF terbukti unggul dalam efisiensi energi dan pengendalian limbah. Ini solusi ideal untuk menjaga keseimbangan antara produktivitas industri dan tanggung jawab lingkungan," katanya.
(DESI ANGRIANI)