AALI
9275
ABBA
280
ABDA
0
ABMM
2410
ACES
720
ACST
192
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
815
ADMF
8200
ADMG
177
ADRO
3250
AGAR
310
AGII
2220
AGRO
750
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
99
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
154
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1160
AKSI
272
ALDO
745
ALKA
296
ALMI
308
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
546.99
1.02%
+5.51
IHSG
7186.56
0.74%
+53.11
LQ45
1026.34
0.98%
+9.98
HSI
19763.91
-0.8%
-158.54
N225
28942.14
-0.96%
-280.63
NYSE
0.00
-100%
-15846.79
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,765
Emas
836,469 / gram

Gembok Baru Dibuka, Saham AirAsia (CMPP) Kena Suspensi Lagi

MARKET NEWS
Anggie Ariesta
Kamis, 10 Februari 2022 08:43 WIB
Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan untuk menghentikan sementara atau suspensi terhadap saham PT AirAsia Indonesia Tbk (CMPP).
Gembok Baru Dibuka, Saham AirAsia (CMPP) Kena Suspensi Lagi. (Foto: MNC Media)
Gembok Baru Dibuka, Saham AirAsia (CMPP) Kena Suspensi Lagi. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Akibat harga melonjak drastis dalam sepekan perdagangan, Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan untuk menghentikan sementara atau suspensi terhadap saham PT AirAsia Indonesia Tbk (CMPP).

Maka itu, dalam rangka cooling down BEI memandang perlu melakukan penghentian sementara saham CMPP mulai sesi I perdagangan, Kamis (10/2/2022) sampai dengan Pengumuman Bursa lebih lanjut.

"Penghentian sementara perdagangan Saham CMPP tersebut dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di Saham PT AirAsia Indonesia Tbk. (CMPP)," tulis Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Lidia M. Panjaitan dan P.H. Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan Mulyana.

Berdasarkan data BEI, saham CMPP telah melonjak sebanyak 185% dari Rp 184 pada 31 Desember 2021 menjadi Rp 565 hingga penutupan perdagangan kemarin.

Padahal, suspensi saham CMPP baru dicabut oleh otoritas bursa pada 13 Januari 2022. Suspensi akibat jumlah saham publik (free float) perseroan memenuhi ketentuan bursa.

Manajemen AirAsia sebelumnya menyebutkan bahwa perseroan akan memaksimalkan upaya pemulihan kinerja keuangan pasca pandemi Covid-19 pada kuartal I-2022. Sedangkan penambahan saham publik (free float) perseroan sedang dalam proses finalisasi setelah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham pengendali perseroan.

Manajemen menyebutkan bahwa AirAsia sedang memfokuskan keberlangsungan dan pemulihan kinerja perseroan dengan memaksimalkan berbagai peluang bisnis yang ada, seperti kargo dan charter, meluncurkan sejumlah aktivitas promosi, serta menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak guna meningkatkan permintaan perjalanan. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD