AALI
9275
ABBA
280
ABDA
0
ABMM
2410
ACES
720
ACST
192
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
815
ADMF
8200
ADMG
177
ADRO
3250
AGAR
310
AGII
2220
AGRO
750
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
99
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
154
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1160
AKSI
272
ALDO
745
ALKA
296
ALMI
308
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
546.99
1.02%
+5.51
IHSG
7186.56
0.74%
+53.11
LQ45
1026.34
0.98%
+9.98
HSI
19763.91
-0.8%
-158.54
N225
28942.14
-0.96%
-280.63
NYSE
0.00
-100%
-15846.79
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,765
Emas
836,469 / gram

Dikabarkan Bakal PHK Massal, Ini Jawaban Dirut AirAsia (CMPP)

ECONOMICS
Suparjo Ramalan
Selasa, 01 Februari 2022 19:22 WIB
Manajemen PT AirAsia Indonesia Tbk memastikan operasional perusahaan berlangsung normal. Hal ini sekaligus menampik ihwal potensi pemutusan hubungan kerja (PHK)
Dikabarkan Bakal PHK Massal, Ini Jawaban Dirut AirAsia (CMPP). (Foto: MNC Media)
Dikabarkan Bakal PHK Massal, Ini Jawaban Dirut AirAsia (CMPP). (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Manajemen PT AirAsia Indonesia Tbk memastikan operasional perusahaan berlangsung normal. Hal ini sekaligus menampik ihwal potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) di internal perusahaan yang diungkap Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

Direktur Utama AirAsia Indonesia, Veranita Yosephine menegaskan meski di tengah pandemi Covid-19, operasional emiten dengan kode saham CMPP itu dalam kondisi stabil dan positif. 

"Di AirAsia, kami selalu mengutamakan karyawan kami, dan terus berupaya memperluas kesempatan kerja bagi para karyawan, sejalan dengan rencana besar kami untuk pertumbuhan yang kuat kedepannya," ujar Veranita dalam keterangan pers diterima MNC Portal Indonesia, Selasa (1/2/2022). 

Veranita juga menegaskan, AirAsia juga telah menambah lebih banyak frekuensi penerbangan pada Februari 2022 ini untuk memenuhi permintaan penumpang yang terus meningkat.

AirAsia Indonesia, lanjut dia, juga senantiasa berupaya menghadirkan pelayanan terbaik bagi para pelanggan dan terus berkoordinasi dengan semua pihak, baik regulator maupun mitra di industri penerbangan untuk memastikan bahwa operasional perusahaan dalam kondisi stabil dengan perkembangan yang positif.

"Kami terus berkomitmen untuk menumbuhkan bisnis kami bersama seluruh stakeholder. Kami ingin menyampaikan kepada seluruh penumpang bahwa operasional penerbangan AirAsia Indonesia (kode penerbangan QZ) berlangsung normal dengan tetap memastikan keamanan penerbangan sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku," kata dia. 

Sebelumnya, Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (PHI-Jamsos) Kementerian Ketenagakerjaan, Indah Anggoro Putri mengutarakan manajemen PT Garuda Indonesia dan AirAsia akan berkonsultasi dengan Kemnaker perihal langkah strategis yang harus di ambil kedua perusahaa ke depannya. Konsultasi dilakukan karena adanya ada potensi PHK akibat kontraksi keuangan kedua perusahaan.

"Garuda dan AirAsia berkoordinasi dengan saya karena mereka mau kolaps (bangkrut). Artinya ada potensi permasalahan bisnis yang berdampak pada permasalahan ketenagakerjaan, tapi Kemnaker siap bantu memediasi, seperti Pertamina," ujar Indah saat ditemui di kawasan hotel Aston Kartika, Senin kemarin. 

Meki begitu, belum ada pernyataan resmi Garuda dan AirAsia kepada Kemnaker bahwa telah terjadi pemutusan hubungan kerja. Indah menegaskan, pengurangan jumlah karyawan adalah jalan terakhir yang harus dilakukan.

Kemnaker, kata Indah, berupaya agar kedua entitas penerbangan itu mengedepankan dialog dengan karyawan. Hal itu ditempuh melalui sinergitas dengan pemerintah agar ruang mediasi bisa berjalan. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD