Dari sisi neraca, kas dan setara kas perseroan stabil di kisaran Rp3,6 triliun dengan persediaan turun 17,5 persen menjadi Rp33,4 triliun. Total aset juga turun 12 persen menjadi Rp75,2 triliun.
Gudang Garam juga mencatat perbaikan liabilitas, terutama akibat pembayaran utang bank jangka pendek sehingga tersisa Rp762 miliar dari sebelumnya Rp9,4 triliun. Total liabilitas turun 43 persen menajdi Rp12,7 triliun.
Ekuitas tumbuh tipis 1 persen menjadi Rp62,6 triliun hingga akhir 2025 dengan saldo laba yang belum dicadangkan sebesar Rp61,4 triliun.
(Rahmat Fiansyah)