AALI
8425
ABBA
540
ABDA
0
ABMM
1250
ACES
1310
ACST
246
ACST-R
0
ADES
2720
ADHI
885
ADMF
7675
ADMG
218
ADRO
1400
AGAR
368
AGII
1395
AGRO
2300
AGRO-R
0
AGRS
246
AHAP
68
AIMS
342
AIMS-W
0
AISA
204
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
590
AKRA
3990
AKSI
422
ALDO
715
ALKA
292
ALMI
238
ALTO
320
Market Watch
Last updated : 2021/09/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
458.78
1.26%
+5.72
IHSG
6108.27
0.78%
+47.51
LQ45
862.18
1.23%
+10.45
HSI
24221.54
0.51%
+122.40
N225
29639.40
-0.67%
-200.31
NYSE
16184.50
0.1%
+16.33
Kurs
HKD/IDR 1,827
USD/IDR 14,240
Emas
814,120 / gram

Hai Investor! Erajaya (ERAA) Akan Bagikan Dividen hingga Rp219,29 Miliar

MARKET NEWS
Aditya Pratama/iNews
Rabu, 26 Mei 2021 08:52 WIB
Perseroan akan membagikan dividen Rp13,9 per saham atau total Rp219,39 miliar.
Hai Investor! Erajaya (ERAA) Akan Bagikan Dividen hingga Rp219,29 Miliar . (Foto : MNC Media)

IDXChannel Emiten PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) sukses menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Selasa (25/5/2021), dengan agenda penetapan penggunaan laba tahun buku 2020. Selain itu juga perseroan akan membagikan dividen Rp13,9 per saham atau total Rp219,39 miliar.

Corporate Secretary Erajaya Swasembada, Amelia Allen menjelaskan dalam keterangannya, RUPS Tahunan Perseroan menyetujui penggunaan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Perseroan tahun buku 2020 sebesar Rp612 miliar.

"Adapun rincian penggunaan pembagian dividen tunai sebesar Rp13,8 setiap saham atau seluruhnya sebesar Rp219,39 miliar sebelum pajak, yang akan dibayarkan atas 15,89 miliar saham," ujar Amelia dalam keterangan tertulis.

Pemegang saham juga menyetujui sebesar Rp1 miliar ditetapkan sebagai cadangan wajib guna memenuhi ketentuan pasal 70 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas yang akan digunakan sesuai dengan pasal 23 Anggaran Dasar Perseroan.

Sementara itu, sisa laba tahun buku 2020 yang tidak termasuk ke dividen dan cadangan wajib akan dimasukan sebagai laba yang ditahan.

Erajaya Swasembada sebelumnya mencatatkan kenaikan laba bersih sepanjang 2020. Pada laporan keuangan tahunan, Perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp612 miliar atau lebih tinggi 107,41 persen dibanding tahun 2019 sebesar Rp295,06 miliar.

Penjualan Perseroan di 2020 tercatat sebesar Rp34,11 trilliun atau naik 3,54 persen dari tahun sebelumnya sebesar Rp32,94 triliun, dengan laba per saham dasar Rp192. (FHM)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD