Menurut Citi, tambahan pasokan tersebut diperkirakan tidak datang cukup cepat untuk mengimbangi pertumbuhan permintaan.
Data terbaru yang menunjukkan pasar tenaga kerja AS mulai mendingin juga meredakan ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) dalam waktu dekat.
Kondisi ini memberikan sentimen positif bagi logam industri, mengingat suku bunga yang lebih tinggi berpotensi menekan aktivitas ekonomi dan permintaan logam.
Peluang kenaikan suku bunga pada Juli kini turun menjadi sekitar sepertiga, meski pasar masih memperkirakan Federal Reserve tetap menaikkan suku bunga pada akhir tahun ini.
"Pelemahan dolar AS dan meredanya kekhawatiran terhadap pengetatan kebijakan moneter meningkatkan selera risiko investor dan mendorong harga logam lebih tinggi," kata Analis Strategi Komoditas Senior ANZ, Daniel Hynes, dikutip Reuters.