Selisih harga tembaga tunai dan kontrak tiga bulan di LME juga masih berada dalam kondisi backwardation pada Rabu. Kondisi tersebut mengindikasikan ketatnya ketersediaan tembaga dalam jangka pendek.
Namun, selisih tersebut menyempit menjadi USD87,56 per ton, level terendah sejak 21 Agustus.
Indeks dolar AS turun 0,29 persen pada Kamis sehingga turut memberikan dukungan bagi kompleks logam dasar.
Pelemahan dolar membuat komoditas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain.
Sementara itu, pasar obligasi dan saham menguat. Ekspektasi kenaikan suku bunga AS pada September juga melandai menjadi 60 persen dari 67 persen pada Senin berdasarkan CME FedWatch.