sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Harga Bijih Nikel Turun, Dua Saham Ini Masih Jadi Favorit Analis

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
17/07/2026 06:37 WIB
Harga bijih nikel saprolit di Indonesia mulai menunjukkan tanda-tanda normalisasi setelah sempat menyentuh level tertinggi sekitar USD80 per wmt.
Harga Bijih Nikel Turun, Dua Saham Ini Masih Jadi Favorit Analis. (Foto: Getty Images)
Harga Bijih Nikel Turun, Dua Saham Ini Masih Jadi Favorit Analis. (Foto: Getty Images)

Indo Premier menilai membaiknya posisi fiskal pemerintah turut menurunkan risiko regulasi bagi industri nikel.

Di sisi lain, meski inflasi AS berpotensi tetap tinggi dalam beberapa bulan ke depan, kondisi tersebut diperkirakan hanya bersifat sementara sehingga harga komoditas masih memiliki prospek positif dalam jangka menengah hingga panjang.

Atas dasar itu, Indo Premier kembali menjagokan MDKA dan INCO sebagai pilihan utama.

MDKA dinilai berpeluang mencatat pemulihan profitabilitas, sedangkan INCO menawarkan prospek pertumbuhan laba per saham (EPS) yang kuat.

Selain itu, revisi formula HPM limonit berpotensi menjadi katalis positif bagi INCO karena membuka peluang dimulainya penjualan bijih limonit ke proyek Pomalaa HPAL. (Aldo Fernando)

Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.

Halaman : 1 2 3 4 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement