Kepala Riset broker minyak nabati Sunvin Group yang berbasis di Mumbai, Anilkumar Bagani, mengatakan, seperti dikutip Reuters, perdagangan CPO cenderung bergerak sideways karena pasar China tutup dan pelaku pasar menunggu data permintaan dan pasokan dari MPOB.
Di sisi lain, penguatan kontrak minyak kedelai Chicago turut menopang harga CPO.
Harga minyak mentah Brent melemah seiring meningkatnya ekspor minyak dari Timur Tengah dan rencana pelepasan cadangan minyak oleh negara-negara G7 yang menambah pasokan di pasar.
Kondisi tersebut terjadi di tengah kekhawatiran berlanjutnya kerusakan infrastruktur minyak di kawasan Teluk akibat perang Iran.
Penurunan harga minyak mentah membuat CPO menjadi kurang menarik sebagai bahan baku biodiesel.