Harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade naik 0,83 persen. Sementara itu, Bursa Komoditas Dalian ditutup untuk libur nasional dan baru kembali dibuka pada 8 Oktober.
Harga CPO turut mengikuti pergerakan harga minyak nabati pesaing karena komoditas tersebut bersaing untuk mendapatkan pangsa pasar minyak nabati global.
Dari sisi mata uang, ringgit yang menjadi mata uang transaksi CPO melemah 0,1 persen terhadap dolar AS.
Kondisi ini membuat CPO sedikit lebih murah bagi pembeli yang menggunakan mata uang asing.
Sementara itu, Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI), perusahaan yang didirikan pemerintah Indonesia untuk mengawasi ekspor komoditas, telah memulai tahap uji coba platform pemantauan baru yang ditujukan untuk meningkatkan transparansi harga. (Aldo Fernando)