Pelemahan ringgit membuat komoditas tersebut sedikit lebih murah bagi pembeli yang menggunakan mata uang asing.
Sementara itu, pembelian minyak nabati secara agresif oleh India telah menyebabkan kemacetan di sejumlah pelabuhan utama negara tersebut.
Kondisi ini membuat proses bongkar muat kapal tertunda hingga 10 hari karena tangki penyimpanan di darat mulai penuh dan perusahaan pengolah kesulitan menyerap pasokan yang masuk, menurut sejumlah pejabat industri kepada Reuters. (Aldo Fernando)