Sementara itu, perusahaan inspeksi independen AmSpec Agri Malaysia memperkirakan penurunan sebesar 5,5 persen.
Meski demikian, harga CPO Malaysia diperkirakan tetap bertahan di atas 4.600 ringgit Malaysia per ton pada September 2026.
Malaysian Palm Oil Council menilai harga masih mendapat dukungan dari pengetatan pasokan serta gangguan terhadap arus perdagangan global. (Aldo Fernando)