Risalah rapat Federal Reserve pada 28-29 April yang dirilis pekan lalu menunjukkan semakin banyak pejabat bank sentral AS yang membuka peluang kenaikan suku bunga lanjutan.
Emas berada dalam tekanan sejak pecahnya konflik AS-Israel dengan Iran pada akhir Februari akibat meningkatnya kekhawatiran inflasi.
Meski dikenal sebagai aset safe haven, emas cenderung kurang diminati ketika suku bunga naik karena investor beralih ke aset yang memberikan imbal hasil.
Sementara itu, data juga menunjukkan impor bersih emas China melalui Hong Kong melonjak 81,2 persen pada April dibanding bulan sebelumnya.
Di pasar logam lainnya, harga perak spot naik 1,3 persen menjadi USD75,60 per ons. Platinum stabil di USD1.918,95, sedangkan paladium turun 1,4 persen ke USD1.371,52 per ons. (Aldo Fernando)