Data menunjukkan Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) AS naik 0,7 persen bulan lalu, kenaikan terbesar sejak Juni 2022, dan sejalan dengan perkiraan ekonom.
Analis Citi menyebut tekanan jual terhadap emas masih kuat dalam jangka sangat pendek akibat ketidakpastian di Timur Tengah, namun logam ini diperkirakan kembali menarik sebagai aset safe haven.
Citi mempertahankan target harga emas di USD4.300 untuk tiga bulan ke depan dan USD5.000 untuk periode 6 hingga 12 bulan.
Sementara itu, porsi emas dalam cadangan devisa India meningkat menjadi 16,7 persen pada akhir Maret.
Di pasar logam lainnya, perak spot naik hampir 3 persen ke USD73,59. Platinum menguat 5,3 persen ke USD1.980,13, dan paladium naik 4,9 persen ke USD1.529,45. (Aldo Fernando)