Meski emas sering dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi, suku bunga yang lebih tinggi cenderung menekan daya tarik logam tersebut.
Saat ini, pelaku pasar memperkirakan peluang sekitar 72 persen bahwa The Fed menaikkan suku bunga pada Desember, berdasarkan alat FedWatch CME Group, dibandingkan sekitar 50 persen sebelum data ketenagakerjaan dirilis.
Permintaan emas di India relatif lesu sepanjang pekan ini, sementara premi emas di China mengalami penurunan.
Di pasar logam mulia lainnya, perak spot anjlok 6,8 persen menjadi USD68,86 per ons, platinum turun 5,9 persen menjadi USD1.788,49 per ons, dan paladium merosot 5,9 persen menjadi USD1.242,50 per ons. Ketiga logam tersebut juga mencatatkan pelemahan mingguan. (Aldo Fernando)