AALI
9675
ABBA
290
ABDA
6325
ABMM
1385
ACES
1345
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3570
ADHI
825
ADMF
7550
ADMG
193
ADRO
2220
AGAR
362
AGII
1445
AGRO
1445
AGRO-R
0
AGRS
172
AHAP
70
AIMS
398
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1120
AKRA
810
AKSI
690
ALDO
1350
ALKA
334
ALMI
290
ALTO
248
Market Watch
Last updated : 2022/01/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.56
-0.34%
-1.74
IHSG
6614.06
-0.47%
-30.99
LQ45
944.82
-0.34%
-3.20
HSI
24112.78
-0.44%
-105.25
N225
28257.25
-0.27%
-76.27
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,330
Emas
836,902 / gram

Harga Melonjak Tajam, KJEN dan BPTR Masuk Radar UMA

MARKET NEWS
Yulistyo Pratomo
Kamis, 02 Desember 2021 07:44 WIB
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan untuk memasukkan PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) dan PT Batavia Prosperindo Trans Tbk (BPTR) ke pengawasan.
Harga Melonjak Tajam, KJEN dan BPTR Masuk Radar UMA. (Foto: MNC Media)
Harga Melonjak Tajam, KJEN dan BPTR Masuk Radar UMA. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan untuk memasukkan PT Krida Jaringan Nusantara Tbk (KJEN) dan PT Batavia Prosperindo Trans Tbk (BPTR) ke pengawasan. Hal ini terjadi karena harga saham keduanya mengalami lonjakan tajam.

Dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Kamis (2/12/2021), peningkatan harga yang terjadi terhadap kedua saham tersebut di luar kebiasaan pasar, atau unusual market activity (UMA).

"Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundangundangan di bidang Pasar Modal," tegas Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Lidia M Panjaitan Mulyana dalam keterangannya.

Pantaan tim IDX Channel melihat harga saham atas BPTR ini sudah mengalami lonjakan drastis sejak 17 November 2021 lalu yang ditutup di level 240. Kini, saham telah melonjak ke 414 setelah mengalami kenaikan sebanyak 238 poin, atau 135,23% dalam 30 hari masa perdagangan.

Sementara itu, lonjakan harga yang dialami KJEN baru terjadi pada 24 November 2021 lalu, di mana saat itu saham baru mengalami rebound setelah turun dari level 505 menjadi 630.

Dalam 30 hari terakhir perdagangan, KJEN diketahui telah melonjak sebanyak 430 poin atau 84,31%. Bahkan, saham sempat terbentur auto rejection atas (ARA) sepanjang perdagangan Rabu (1/12/2021) kemarin.

Sebelum ditetapkan ke daftar UMA, KJEN diketahui telah menyampaikan informasi terakhir kepada publik pada 25 November 2021 lalu. Ketika itu, perseroan melalui website Bursa memberikan penjelasan atas volatilitas transaksi.

Informasi yang sama juga disampaikan oleh BPTR, di mana emiten ini menyampaikan penjelasan atas volatilitas transaksi yang disampaikan melalui situs BEI.

Atas masuknya kedua saham tersebut ke dalam daftar UMA, BEI menyampaikan kepada para investor untuk memperhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa; mencermati kinerja Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya; mengkaji kembali rencana corporate action Perusahaan Tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD