AALI
9300
ABBA
278
ABDA
0
ABMM
2470
ACES
690
ACST
161
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
775
ADMF
8200
ADMG
175
ADRO
3130
AGAR
312
AGII
2310
AGRO
855
AGRO-R
0
AGRS
119
AHAP
107
AIMS
248
AIMS-W
0
AISA
146
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1620
AKRA
1200
AKSI
274
ALDO
770
ALKA
300
ALMI
290
ALTO
194
Market Watch
Last updated : 2022/08/05 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
536.59
0.44%
+2.37
IHSG
7084.66
0.39%
+27.31
LQ45
1007.80
0.4%
+4.03
HSI
20201.94
0.14%
+27.90
N225
28175.87
0.87%
+243.67
NYSE
0.00
-100%
-15267.16
Kurs
HKD/IDR 545
USD/IDR 14,925
Emas
858,734 / gram

Harga Minyak Berbalik Naik setelah Turun ke Level Terendah Enam Bulan

MARKET NEWS
Febrina Ratna
Kamis, 04 Agustus 2022 15:07 WIB
Harga minyak naik pada perdagangan hari ini, Kamis (4/8/2022), dipicu kekhawatiran pasokan. Laju harga rebound dari posisi terendah enam bulan.
Harga Minyak Berbalik Naik setelah Turun ke Level Terendah Enam Bulan. (Foto: MNC Media)
Harga Minyak Berbalik Naik setelah Turun ke Level Terendah Enam Bulan. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Harga minyak naik pada perdagangan hari ini, Kamis (4/8/2022), dipicu kekhawatiran pasokan. Laju harga rebound dari posisi terendah enam bulan pada sesi sebelumnya karena permintaan AS yang lemah.

Dilansir dari Reuters, harga minyak mentah berjangka Brent naik 10 sen, atau 0,1%, pada USD96,88 per barel pada pukul 14.00 WIB, sementara minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) terakhir naik 21 sen, atau 0,2% menjadi USD90,87.

Sebelumnya, kedua harga acuan minyak mentah itu turun ke level terendah sejak Februari setelah data AS menunjukkan stok minyak mentah dan bensin secara tak terduga melonjak pekan lalu. Selain itu, OPEC+ setuju untuk menaikkan target produksi minyaknya sebesar 100.000 barel per hari (bph), setara dengan sekitar 0,1% dari permintaan minyak dunia.

Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya termasuk Rusia, yang dikenal sebagai OPEC+, sebelumnya telah meningkatkan produksi tetapi terus berjuang memenuhi target karena sebagian besar anggota telah kehabisan potensi produksi mereka.

"OPEC+ setuju untuk meningkatkan produksi sebesar 100.000 barel per hari pada September, jauh lebih rendah dari produksi bulan-bulan sebelumnya. Pasar energi global masih menghadapi kekurangan pasokan," kata Leon Li, seorang analis di CMC Markets, dikutip Kamis (4/8/2022).

Dia menambahkan bahwa harga minyak WTI "kemungkinan akan terombang-ambing" antara USD90 dan USD100 per barel.

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD