“Banyak kekhawatiran hari ini terkait inflasi dan minyak akibat konflik di Timur Tengah,” ujar Chief Investment Strategist 248 Ventures, Lindsey Bell, dikutip dari Reuters.
Dia menambahkan, kekhawatiran tersebut membuat investor tetap fokus pada saham AS, yang dinilai menawarkan kepastian lebih besar dalam hal laba dan pertumbuhan ekonomi dibandingkan wilayah lain.
Chief Investment Officer Northlight Asset Management, Chris Zaccarelli, menilai pasar global memang tegang, namun investor belum menunjukkan kepanikan atau memprediksi keruntuhan ekonomi dunia.
Indeks volatilitas CBOE (VIX), yang kerap disebut sebagai indikator ketakutan Wall Street, memangkas kenaikan setelah sebelumnya menyentuh level tertinggi sejak November. Terakhir, indeks ini naik 0,58 poin ke 20,44.
Sementara itu, di pasar logam mulia, emas safe haven menguat pada Senin, didorong meningkatnya kekhawatiran konflik berkepanjangan di Timur Tengah setelah serangan AS dan Israel terhadap Iran. (Aldo Fernando)