Analis FXEmpire Christopher Lewis menilai perdagangan minyak memasuki fase penuh ketidakpastian karena setiap perkembangan baru dari Timur Tengah berpotensi mengubah arah pasar secara cepat.
Untuk WTI, pasar saat ini bergerak fluktuatif di sekitar rata-rata pergerakan 50 hari atau 50-day EMA. Investor masih menunggu kejelasan mengenai kemungkinan penyelesaian konflik antara AS dan Iran.
Selama belum ada kepastian, harga minyak berpotensi bergerak dalam rentang terbatas dengan volatilitas yang tetap tinggi akibat risiko munculnya berita geopolitik secara mendadak.
Sementara itu, Brent masih bertahan di atas area USD85 per barel dan bergerak di sekitar 50-day EMA yang berada di kisaran USD88 per barel.
Level tersebut menjadi salah satu area penting yang akan menentukan arah pergerakan harga selanjutnya.