Selama Brent mampu bertahan di atas USD85 per barel, peluang stabilisasi harga masih terbuka.
Namun, perkembangan konflik di Timur Tengah dan kebijakan moneter global akan tetap menjadi dua faktor utama yang menentukan apakah harga minyak kembali menguat atau melanjutkan koreksinya. (Aldo Fernando)