Petrucci menilai tren turun yang sebelumnya menekan harga WTI kini mulai kehilangan tenaga.
Dalam dua pekan terakhir, harga menunjukkan kemampuan berhenti melemah dan berbalik menguat.
Situasi geopolitik seperti Iran memang masih menjadi isu laten, namun belum tentu menjadi pemicu utama kenaikan harga saat ini.
Ia juga menyoroti bahwa pergerakan harga komoditas sering kali dibumbui berbagai narasi, mulai dari cuaca, konflik geopolitik, hingga isu politik global.
Namun pada praktiknya, pelaku besar pasar telah lama memperhitungkan faktor-faktor tersebut, termasuk aspek spekulasi dan perubahan sentimen.