“Masuknya lebih banyak pembeli ke sektor energi dalam dua pekan terakhir menjadi faktor penting,” tulis Petrucci.
Selain spekulasi, fundamental penawaran dan permintaan global yang masih cukup solid turut menopang harga minyak.
Untuk pekan ini, Petrucci memperkirakan kisaran spekulatif WTI berada di USD59,20 hingga USD70,10 per barel.
Area USD60 hingga pertengahan USD60-an kini berpotensi menjadi level support harga. Pertanyaan utama pasar adalah apakah area USD65 per barel mampu bertahan sebagai support baru.
Meski prospek jangka pendek terlihat konstruktif, Petrucci mengingatkan pentingnya manajemen risiko.