IDXChannel - Harga minyak melonjak sekitar 3 persen ke level tertinggi dalam lima bulan pada Kamis (29/1/2026), dipicu meningkatnya kekhawatiran terganggunya pasokan global jika Amerika Serikat (AS) menyerang Iran, salah satu produsen minyak mentah terbesar OPEC.
Kontrak berjangka (futures) Brent naik 3,4 persen dan ditutup di USD70,71 per barel.
Sementara itu, minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) menguat 3,5 persen ke USD65,42 per barel.
Kenaikan tersebut mendorong kedua acuan minyak masuk ke wilayah jenuh beli secara teknikal.
Brent ditutup pada level tertinggi sejak 31 Juli, sedangkan WTI mencatat penutupan tertinggi sejak 26 September.