IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil memangkas pelemahan tajam pada perdagangan Kamis (29/1/2026) setelah otoritas pasar merespons kekhawatiran Morgan Stanley Capital International (MSCI) terkait isu investability pasar modal Indonesia.
IHSG yang sempat anjlok hingga 10,07 persen secara intraday, akhirnya ditutup di level 8.232,2 atau turun terbatas 1,06 persen.
Rebound ini dipicu oleh pernyataan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam menanggapi evaluasi MSCI, khususnya terkait transparansi kepemilikan saham dan free float emiten.
Dalam penjelasannya, self-regulatory organization (SRO) menegaskan komitmen untuk meningkatkan transparansi data kepemilikan emiten sesuai dengan standar MSCI.
Data tersebut mencakup perhitungan free float yang mengecualikan kepemilikan kategori korporasi dan others, rincian kepemilikan saham di atas dan di bawah 5 persen, serta pengungkapan ultimate beneficial owner untuk emiten-emiten yang tergabung dalam indeks IDX100.