SRO juga menyatakan telah menyerahkan data kepemilikan yang lebih rinci kepada MSCI dan saat ini menunggu hasil proses review.
Target penyelesaian isu transparansi ini dipatok pada Maret 2026, lebih cepat dari tenggat waktu yang diberikan MSCI hingga Mei 2026.
Selain itu, BEI dijadwalkan akan menemui langsung MSCI pada Senin (2/2/2026) guna menegaskan komitmen koordinasi serta memastikan keselarasan pemahaman dalam implementasi peningkatan transparansi informasi pasar.
Langkah selanjutnya, menaikkan ketentuan minimum free float dari 7,5 persen menjadi 15 persen. Aturan ini akan berlaku baik bagi emiten baru yang akan melantai di bursa maupun emiten yang telah tercatat.
Bagi emiten existing yang tidak mampu memenuhi ketentuan tersebut dalam jangka waktu tertentu, SRO akan menyiapkan exit policy, dengan rincian kebijakan dijadwalkan diumumkan pada bulan depan.